KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan YME yang telah memberikan rahmat dan hidahnya, sehingga kami dapat menyelasikan makalah ini tepat pada waktu yang telah ditetapkan dengan topik yang dipilih “Internet” . Adapun makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Perkembangan Teknologi Komunikasi.

Akhir kata kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan selama menyasun makalah ini yaitu kepada dosen mata kuliah Perkembangan Teknologi Komunikasi serta pihak – pihak yang telah membantu dalam penyusunan maupun pengumpulan informasi untuk makalah ini.

Kami menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna disebabkan terbatasnya pengetahuan dan pengalaman, oleh sebab itu kami mengharapkan saran dan kritik dalam menyempurnakan makalah ini.

PENDAHULUAN

I.1
. LATAR BELAKANG
Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas. Disadari betul bahwa perkembangan teknologi yang disebut internet, telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu; interaksi bisnis, ekonomi, sosial, dan budaya. Internet telah memberikan kontribusi yang demikian besar bagi masyarakat, perusahaan / industri maupun pemerintah.
Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan, terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh sebuah badan usaha dan bentuk badan usaha atau lembaga lainya.

I.2 RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik beberapa permasalahan yang akan menjadi batasan pembahasan dari makalah ini nantinya, antara lain :
a. Pengertian Internet...?
b. Sejarah Munculnya Internet...?
c. Bagaimana Perkembangan Internet di Dunia dan di Indonesia?

I.3 TUJUAN
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan kami sebagai penulis dan teman – teman mengenai Internet dan diharapkan Informasi ini bermanfaat bagi kita semua.

BAB II
PEMBAHASAN
A.   INTERNET
internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf I besar) ialah sistem komputer umum, yang terhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Internet bila ditinjau dari segi penulisannya, terdapat dua arti internet, yakni:
·         Jaringan internet (huruf “i” kecil sebagai huruf awal) adalah suatu jaringan komputer yang mana komputer-komputer terhubung dapat berkomunikasi walaupun perangkat keras dan perangkat lunaknya berlainan (sering kali disebut juga internet-working)
·         Jaringan Internet (huruf “I” besar sebagai huruf awal) adalah jaringan dari sekumpulan jaringan (networks of networks) yang terdiri dari jutaan komputer yang dapat berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan suatu aturan komunikasi jaringan komputer (protokol) yang sama. Protokol yang digunakan tersebut adalah Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Istilah pertama (dengan huruf “i” kecil) merupakan istilah yang digunakan pada masa awal perkembangan internet.
            Seiring dengan makin meluasnya penggunaan internet, istilah kedualah (dengan huruf “I” besar) yang diterima oleh pengguna internet. Penulisannya pun berubah. Dari menggunakan huruf “i” kecil menjadi huruf “I” Besar. Dengan adanya hubungan komunikasi lintas jaringan pada internet, setiap komputer yang terdapat di dunia dapat terbubung satu dengan yang lain. Hal inilah yang menyebabkan komunikasi di internet sangat cair. Karena penggunaan internet tidak mengenal batas negara, status ekonomi, idiologi dan faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat komunikasi dan pertukaran informasi di dunia nyata. Dengan alasan inilah, sebagian orang menyebut internet sebagai revolusi di bidang teknologi dan informasi.
Internet adalah sebuah sistem jaringan komputer global yang saling berhubungan yang menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP / IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Ini adalah jaringan dari jaringan yang terdiri dari jutaan usaha swasta, masyarakat, akademis, dan pemerintah lokal untuk jaringan lingkup global yang dihubungkan oleh serangkaian luas teknologi jaringan elektronik dan optik. Internet membawa array yang luas dari sumber informasi dan jasa, terutama dokumen-dokumen hypertext antar-link dari World Wide Web (WWW) dan infrastruktur untuk mendukung surat elektronik.
Kebanyakan media komunikasi tradisional, seperti telepon dan televisi, mengubah bentuk maupun didefinisikan ulang dengan menggunakan teknologi Internet, sehingga menimbulkan berbagai layanan seperti Voice over Internet Protocol (VoIP) dan IPTV. Penerbitan surat kabar telah mengubah wajah ke situs Web, blog, dan web feed. Internet telah diaktifkan atau mempercepat penciptaan bentuk-bentuk baru interaksi manusia melalui pesan instan, Internet forum, dan situs jaringan sosial.
Secara logis jaringan internet dibagi kedalam beberapa domain, yang menurut standar IPv4 (Internet Protocol version 4) di-identifikasi melalui nomer IP 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan dengan titik (seperti 192.168.10.25).
  •          Tipe domain standar antara lain:
1.    .com = organisasi komersil
2.    .edu = institusi pendidikan di Amerika
3.    .ac = institusi akademik
4.    .gov = institusi pemerintah
5.    .mil = organisasi militer
6.    .net = penyedia akses jaringan
7.  .org = organisasi non-profit 
  •            Disamping itu domain juga dibagi berdasarkan negara, misalnya:
1.    .au = Australia
2.    .ca = Kanada
3.    .id = Indonesia
4.    .jp = Jepang
5.    .my = Malaysia
6.    .sw = Swedia
7.    .th = Thailand
  •      Beberapa hal yang berhubungan dengan internet adalah :
1.      WWW
2.      HTTP
3.      URL
WWW (World Wide Web) merupakan bagian dari internet yang cepatberkembang dan paling populer. WWW merupakan jaringan beribu-ribu komputer yang dikategorikan menjadi dua yaitu : client dan server. Dua hal yang perlu diperhatikan adalah software web server dan software web browser. HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang menentukan aturan yang perlu diikuti oleh web browser dan web server. HTTP merupakan protokol standar yang digunakan dalam mengakses dokumen HTML.
URL (Uniform Resource Locator) adalah suatu sarana untuk menentukan informasi pada suatu web server. URL dapat diibaratkan sebagai suatu alamat. URL terdiri dari :
  1. Protokol yang digunakan oleh suatu browser untuk mengambil informasi.
  2. Nama komputer (server) dimana informasi tersebut berada.
  3. Jalur atau path serta nama file dari suatu informasi.
  • http adalah protokol yang digunakan
  • www.detiksport.com adalah nama host atau server komputer dimana informasi yang dicari berada
  • sepakbola adalah jalur atau path dari informasi yang dicari.
  • index.php adalah nama file dimana informasi tersebut berada
Internet tidak memiliki sentralisasi pemerintahan baik dalam implementasi teknologi atau kebijakan untuk akses dan penggunaan; setiap jaringan konstituen menetapkan standar sendiri. Hanya melampaui batas definisi dari dua ruang nama utama di Internet, alamat Internet Protocol ruang dan Domain Name System, yang diarahkan oleh organisasi pengelola, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Dasar teknis dan standardisasi protokol inti (IPv4 dan IPv6) adalah kegiatan Internet Engineering Task Force (IETF), sebuah organisasi nirlaba dari peserta internasional longgar berafiliasi bahwa siapa pun dapat mengaitkan dengan menyumbangkan keahlian teknis.
Dalam Internet (baik itu fasilitas web, email, dsb ), ada berbagai macam layanan yang dapat Kita manfaatkan antara lain :
·           Browser
Browser atau Web Browser adalah perangkat lunak untuk mengakses internet. macam - macam web browser untuk mengakses internet antara lain :
  •  Mozilla Firefox Mozilla Firefox adalah web browser terbaik. Kekuatan Firefox tidak            hanya terletak pada kecepatan dan keamanannya belaka, namun pada 'costumizeability'-nya.
  • Google chrome Google Chrome adalah sebuah peramban web sumber terbuka yang dikembangkan oleh google dengan menggunakan mesin rendering, Proyek sumber terbukanya sendiri dinamakan Chromium.
  •  Internet Explorer Software yang dapat digunakan untuk mengakses internet, antara lain Internet Explorer dan Netscape Navigator. Jika menggunakan Windows 95 atau 98 maka harus diinstal dulu Internet Exploler secara terpisah.
  •  E- mail client E- mail client adalah sebuah software yang di manfaatkan untuk membaca, menulis dan mengirim surat elektronik (e-mail)
  • IRC Client IRC Client adalah singkatan dari internet Relay Chat yaitu software yang berfungsi untuk membantu kita berbincang-bincang secara langsung (real time) lewat media teks dengan banyak orang di seluruh dunia. Contoh software IRC Client yang  populer  yaitu mIRC.
  •  Dial up networking Dial up networking adalah  software kecil yang akan menghubungkan komputer pribadi denga jaringan internet globallewat sebuah Internet Service Provide. seperangkat protokol dan software yang digunakan untuk menghubungkan sebuah komputer ke internet service provider (ISP), layanan online atau komputer yang berjauhan, melalui modem analog dan POTS (plain old telephone system).
  • Surfing/ Browsing Sebuah pencarian cepat dari Google lebih membantu dalam menyediakan kita dengan berbagai definisi untuk mempertimbangkan (untuk tujuan esai ini saya akan mengobati kedua istilah sebagai sinonim). Meskipun banyak definisi surfing dan browsing menekankan sifat eksplorasi dari kedua kegiatan, kata-kata seperti "santai", "santai", "secara acak", "tanpa tujuan", "dangkal", "tanpa arah" dan bahkan "kebetulan" lada Google daftar definisi. Namun demikian, meskipun konotasi sembrono mereka, browsing dan berselancar juga alat-alat penelitian yang berharga dan sejumlah upaya telah dilakukan untuk mengkategorikan ini "perilaku informasi yang kaya dan fundamental manusia" (Chang dan Rice, 1993),
  • Blog Dewasa ini, jenis web yang ada di Internet sangat beragam, tapi jenis yang paling populer adalah Blog. Dengan Blog ini, Pemilik blog (biasanya disebut blogger) tersebut dapat menuangkan isi pikirannya menjadi sebuah tulisan yang dapat dibaca oleh jutaan pengguna Internet. Banyak sekali ragam, penyedia, tampilan dan topik dari blog, tapi tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu agar pembaca bisa mendapatkan informasi yang telah ditulis oleh blogger. Seperti halnya Internet, blog juga memiliki dampak negatif dan positifnya. Biasanya blog berisi artikel, dan artikel tersebut memiliki topik yang beragam. Hal inilah yang harus selalu Kita pilah, bacalah blog-blog yang bermanfaat terutama bagi para pelajar, Kadang Kita menemukan solusi yang tepat dengan membaca Blog daripada membaca buku pelajaran, karena kebanyakan Blog berisi hal-hal yang spesifik sesuai dengan pengalaman penulis blog. Bila Anda mencari atau ingin menulis artikel tentang penanganan teknis ,pengalaman, tips dan trik, sampai resep masakan dan cara menjaga kesehatan, Blog merupakan solusi Anda di Internet.
  • Jejaring sosial Bila blog merupakan jenis yang paling populer, Jejaring Sosial merupakan fasilitas yang paling populer untuk para pengguna. Jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Yahoo Koprol, Friendster, Kampus Online dan sebagainya sangat populer dikarenakan kemudahan penggunaan dan sarana komunikasinya, yang dapat dimanfaatkan sebagai alat komunikasi antar pengguna, bahkan bisa mempererat persaudaraan atau menemukan teman-teman yang tlah lama tak jumpa ( kayak judul lagu?? ). Belakangan ini terdapat berita-berita miring tentang fasilitas jejaring sosial ini, baik itu tentang penipuan, penculikan atau bahkan sampai pencurian. Hal ini sebenarnya dapat dihindari dengan mudah sehinggan aktifitas Kita di Jejaring Sosial lebih sehat dan aman.
Teknologi internet selalu berkembang dan nggak pernah habisnya. Makin hari, makin banyak aja kecanggihan baru yang makin bikin kita makin gampang mendapatkan informasi apapun yang kita inginkan, kapanpun dan di manapun itu. Seperti teknologi keren satu ini : hotspot !!! walau bukan tebilang baru, tapi banyak internet freaks yang menggunakannya.
Hotspot adalah tempat yang menyediakan fasilitas akses internet tanpa kabel. Adanya di pusat-pusat keramaian atau area publik seperi mall, atau kafe. Teknologi hotspot ini tadinya memang baru ada di negara-negara maju seperti AS atau Jepang. Kalau di Indonesia sendiri, teknologi ini mulai diperkenalkan oleh sejumlah ISP (penyedia layanan internet) dan operator sejak tahun 2003 lalu, seiring dengan kebutuhan kita yang pengen berkomunikasi di man saja. Cara penggunaannya, gampang banget! Kita nggak perlu repot cari sambungan kabel.
 Tinggal datang aja ke tempat yang punya fasilitas hotspot. Fasilitas ini bisa digunakan pada laptop atau PDA. Kita bisa online selama kita nggak keluar dari dalam tempat yang memiliki hotspot itu, kita masih bisa terus online. Asyiknya lagi, dengan menggunakan teknologi ini kita nggak perlu pusing mikirin besarnya biaya pulsa (alias gratis !!!). Soalnya teknologi ini nggak pakai pulsa telepon, melainkan jaringan standar biasa. Jadi besar kecilnya biaya pemakaian tergantung dari biaya yang sudah ditetapkan oleh tempat di mana kita menggunakan fasilitas hotspot ini.
Fasilitas hotspot sudah banyak digunakan pada mall, kafe, toko buku, atau alun-alun. Contohnya seperti yang sering saya gunakan mall Tamini Square (TS) dan Dunkin Donat (DADO). Saat saya kerumah kakek di Kebumen, alun-alun disana sudah menggunaknan fasilitas hotspot. Malah 24 jam, yang di biayai oleh pemerintah kota tersebut. Enak kan bisa berkomunikasi dimana aja?? Apalagi browsing sambil ditemanin secangkir cappucin.
Di bawah ini akan dijelaskan dampak-dampak positif maupun negatif dari penggunaan internet :
B  . SEJARAH
sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.
Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.
Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan "at" atau "pada". tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.
Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bias menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu.
Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.
Berikut ini Daftar kejadian penting yang  erkaitan dengan internet
Tahun
Kejadian
Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen. Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Pada tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-
an
Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 
1960 - an
ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
Jaringan Tymnet dibuat.
Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet"
1972 1974
Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".
Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis. Pada tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980   
an
Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982
Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
1986
Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.

B.   PERKEMBANGAN INTERNET DI DUNIA dan DI INDONESIA
·                          DI DUNIA
Saat ini, internet sudah menjadi kebutuhan bagi masyrakat pada umumnya karena dengan internet, mereka bisa mengakses dan menemukan segala informasi di seluruh dunia dengan cepat dan mudah. Kebutuhan internet yang sangat penting sehingga peningkatan jumlah pemakai internet setiap tahun yang selalu meningkat di seluruh dunia. Populasi pengguna internet di dunia pada akhi tahun 2008 telah melewati angka 1 milyar pengguna. Perkembangan internet yang begitu cepat membuat angka populasi pengguna internet di dunia meningkat dengan tajam.
Negara dengan jumlah penduduk yang besar seperti Cina dan India ikut ambil andil dalam kenaikan populasi pengguna internet di dunia. Namun demikian, populasi pengguna internet di dunia hanya mencapai 15 sampai 22 persen dari total penduduk dunia yang jumlahnya sekitar 6,75 milyar penduduk.
Berikut adalah data pengguna internet terbanyak di dunia dibagi berdasarkan negara dan wilayahnya:
A.Tujuh negara dengan populasi pengguna internet terbanyak:
1.Cina : 179.7 juta
2.Amerika Serikat : 163.3 juta
3.Jepang : 60.0 juta
4.Jerman : 37.0 juta
5.Inggris Raya : 36.7 juta
6.Perancis : 34.0 juta
7.India : 32.1 juta
B.Wilayah/benua dengan populasi internet terbanyak:
Asia Pasifik : 416 juta (41.3%)
Eropa : 283 juta (28.0%)
Amerika Utara : 185 juta (18.4%)
Amerika Latin : 75 juta (7.4%)
Timur Tengah dan Afrika : 49 juta (4.8%)
Angka 1 miliar pengguna internet merupakan angka yang cukup menajubkan. Melihat angka yang besar ini bisa dijadikan sebgai momentum untuk bersatunya komunitas pengguna internet di seluruh dunia. Dan yang perlu diingat, angka ini masih bisa bertambah seiring dengan kemajuan teknologi yang diharapkan dapat mengurangi biaya-biaya operasional dalam internet. Dengan demikian, tidak hanya negara maju saja yang dapat memanfaatkan internet secara maksikanl, tetapi juga Negara-negara yang masih berkembang dan sedang berkembang. Salah satu sumber di internet juga menyebutkan bahwa usia rata-rata pengguna internet adalah pengguna dengan usia 15 tahun ke atas dengan penggunan terbanyak pada komputer pribadi (PC = Personal Computer) dan komputer perusahaan.
·                     DI INDONESIA
Sedangkan di Indonesia sendiri keseluruhan memang masih dapat dikatakan bahwa internet relatif baru dikenal oleh masyarakat Indonesia dan frekuensi pemakainyapun belum terlalu banyak. Namun perkembangan internet di Indonesia telah menunjukan perkembangan yang signifikan. 
Tabel Peningkatan Jumlah Pelanggan dan Pengguna Internet
TAHUN
PELANGGAN
PENGGUNA
1996
31000
110000
1997
75000
384000
1998
134000
512000
1999
256000
1000000
2000
760000
1900000
2001
1680000
4200000
Sumber: APJII
Namun di banding dengan negara-negara asia yang lebih maju, seperti Singapura, Taiwan dan hongkong, Indonesia masih ketinggalan jauh. Indikasi yang kuat adalah masih terbatasnya jumlah pelanggan internet yang baru berkisar 1.680.000 pelanggan sampai dengan tahun 2001 (APJII) atau tidak lebih 5 persen dari total jumlah rumah tangga di perkotaan. Dibandingkan dengan negara-negara Asia yang tersebut di atas, yang lebih matang pasar internetnya seperti Singapore yang telah memiliki pelanggan sebanyak 47,4 persen dari jumlah rumah tangga maka kondisi pasar internet di Indonesia masih ketinggalan jauh. Sedangkan sebagai pembanding yang lainnya adalah di Taiwan dan Hongkong yang masing-masing 40 persen dan 26,7 persen dari jumlah rumah tangga (Newsbyte, 2001). Contoh lainnya adalah di China yang berpenduduk lebih dari satu milyar telah memiliki tidak kurang dari 24 juta pemakai internet dengan tingkat penetrasi mencapai 7 persen terhadap penduduk di atas usia 5 tahun (Iamasia, 2001). Ditinjau dari gambaran statistik di atas maka tidak berlebihan jika dikatakan bahwa masyarakat pengguna internet di Indonesia masih baru taraf pengenalan atau masih merupakan pasar yang baru muncul (mulai).
Walaupun Indonesia masih dalam tahap awal perkembangan pasar internet, namun peningkatan jumlah pelanggan internet yang ada saat ini menunjukan bahwa peluang pasar internet di Indonesia cukup besar. Memang pada tahun 2001 terjadi kelesuan, namun itu bersifat sementara karena efek dari krisis global yang sedang di alami, disamping pengaruh tragedy penghancuran Gedung WTC sebagai simbul pusat perekonomian dunia. Efek dan pengarih global ini bisa dilihat dengan penurunan jumlah registran untuk domain id yang mencapai 17,9 % dari jumlah registran pada tahun 2000, yaitu dari angka 4264 registran turun menjadi 3501 registran. Namun penurunan permintaan domain id tersebut tidak serta merta berbanding lurus dengan pengingkatan jumlah pelanggan internet, karena justru pada tahun 2001 persentasi jumlah pelanggan internet menunjukan kenaikan angka yang sangat tinggi, yaitu 121%, dari 760000 pelanggan meningkat menjadi 1680000 pelanggan.
Perkembangan tersebut juga telah menumbuhkan peningkatan jumlah perusahaan penyedia jasa layanan internet / ISP (Internet Service Provider), yang pada akhir tahun 2001 ini telah mencapai 68 ISP. Hal ini menunjukan bahwa peluang pasar yang dilahirkan dari internet cukup besar. Pada tahun 2001 memang secara global terjadi penurunan khususnya di bisnis cyberspace ini, namun hal itu merupakan seleksi alam dimana ternyata justru peningkatan layanan customer semakin meningkat, dan menunjukan juga bahwa pemain bisnis yang tetap survive adalah para pemain yang serius akan model bisnis yang dikembangkannya (berita detik).
Namun disamping kondisi yang postitif di atas, pada pertengahan kwartal pertama tahun 2002, terjadi fenomena menarik, karena sebuah jaringn ISP terluas yaitu WasantaraNet telah menutup sebagian kantor cabangnya. Kemudian berikutnya, disusul ISP yang memiliki jaringan luas juga, yaitu MegaNet mengumumkan bahwa perusahaannya telah menutup semua kantor operasionalnya.
Kondisi ini jelas kurang menguntungkan bagi perkembangan akses informasi oleh masyarakat.Ada beberapa hal yang menyebabkan tidak beroperasinya kembali sebagian kantor cabang ISP tersebut, dianataranya, karena alasan cost perasionalnya yang terlalu tinggi, yang tidak bisa dipenuhi oleh pendapatanya. Namun pada perkembangan terakhir disebutkan bahwa alasan utamanya adalah karena persaingan tidak sehat yang dilakukan oleh TELKOM, dengan TelkomNet Instantnya. Akan tetapi survey yang di lakukan kembali oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII),  di tahun 2008  pengguna internet sudah tercatat mencapai angka 27 juta dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah dengan seiringnya waktu.


PENUTUP
Dalam menuntut ilmu tidak pernah ada batasan dalam Usia, baik itu muda ataupun tua, selama ada keinginan, maka Kita bisa mencapainya. Begitu juga dengan menuntut ilmu dengan menggunakan fasilitas Internet ini. Akhir kata, kami ucapkan terimakasih banyak atas perhatiannya wasalamualaikum wr.wb.

DAFTAR REFERENSI

Lourel Brunner dan Zoran Jevtic, Mengenal Internet for beginners, Cambridge, iggris, 1997
Uphoff, Norman, Local Institutional Development: An Analytical Sourcebook with Cases, Kumarian Press, West Hartford Connecticut, 1986
Tabb, William K., Tabir Politik Globalisasi, Lafadl Pustaka, Yogyakarta, 2003
Anderson, Benedict, Imagined Communities; Komunitas - Komunitas Terbayang, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2001
Babbie, Earl, The Practice of Social Research, Wardsworth Inc, California, 1983
Diperoleh dari


Comments (0)